Tampilkan postingan dengan label INFO NASEHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO NASEHAT. Tampilkan semua postingan

MELATIH SISWA AGAR MEMPUNYAI SIFAT YANG BERTANGGUNGJAWAB

Lembaga pendidikan negeri maupun swasta dimanapun berada baik itu SD, SMP/MTS, dan SMA/MA pasti sudah dibentuk namanya jadwal piket kelas. Kegiatan piket kelas ini dilakukan oleh sekelompok siswa, dan pembentukannya didampingi oleh seorang wali kelas. 

Agar manfaat besar piket sekolah di dapat siswa, maka sebaiknya harus dimulai sejak usia Sekolah Dasar (SD) karena saat SD memiliki fase-fase perkembangan yang cepat dan patut kita manfaatkan dengan baik agar berdampak baik pada perkembangan dewasa kelak. Dengan adanya piket kelas ini supaya lingkungan kelas menjadi bersih, rapi serta nyaman. Dan apabila sudah bersih, rapih dan nyaman pasti dapat meningkatan semangat belajar pada siswa di dalam kelas tersebut. Sehingga mereka akan menjadi lebih betah, mengikuti pelajaran dalam kelas. Disamping dapat membuat kelas menjadi bersih, rapi dan nyaman piket kelas juga menciptakan suasana harmonis yaitu lebih akrabnya siswa kepada teman-temannya, mendapat pujian serta prestasi sebagai kelas bersih, dan juga dapat meningkatkan rasa tanggung jawab. Sebab, dengan terbiasanya siswa bertangung jawab terhadap tugasnya di kelas, dapat memberikan bekal berharga kepada mereka untuk bertangung jawab ketika besuk terjun di masyarakat. 

Selanjutnya, dengan adanya jadwal piket itu merupakan suatu amanah yang dibebankan kepada siswa untuk mengondisikan kelasnya menjadi lebih baik dan merupakan suatu kewajiban siswa untuk taat pada aturan sekolah. Dan apabila ada seorang siswa yang tidak menjalankan piket kelas berarti mereka tidak menjalankan kewajibannya,  dan tidak layak mendapat predikat orang yang bertangung jawab. Tugas guru dalam hal ini adalah mengontrol dan memangil siswa yang tidak mau melakukan piket kelas, lalu diberikan sanksi atau hukuman dengan tujuan supaya siswa tadi ada efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya kembali. Melalui kegiatan piket saja sebetulnya dapat melatih rasa tanggung jawab yang dimiliki oleh para siswa. Meskipun kelihatan melelahkan dan membosankan, kegiatan ini juga membawa banyak manfaat yang luar biyasa. 

Selain melatih siswa bertangung jawab, piket kelas juga dapat menumbuhkan kekompakan antara siswa, menumbuhkan rasa peduli pada teman, memberikan pengaruh baik pada lingkungan kelas, menjaga kebersihan kelas, membahagiakan bapak dan ibu guru serta dapat mengamalkan sunnah rasulullah yaitu cinta terhadap kebersihan.

MENDIDIK DIRI UNTUK TETAP BAIK MESKIPUN DISAKITI

Manusia pada dasarnya adalah pemimpin dalam kehidupan. Keselamatan kehidupan kita tergantung pada keputusan yang diambil untuk diterapkan pada kehidupan. Dalam kehidupan kita akan dihadapkan yang namanya konflik atau masalah, baik itu konflik yang timbul dari diri kita sendiri ataupun yang timbul akibat perbuatan seseorang pada kita. Keduanya sama - sama menjadi ujian dalam kehidupan kita dan harus dihadapi dengan ihlas, sabar dan semangat. Selanjutnya, kita tidak akan pernah mampu merubah keinginan dan perbuatan orang lain terhadap kita. Tetapi kita dapat menentukan sikap yang baik pada perbuatan buruk orang lain kepada kita.

Menyikapi perbuatan orang lain yang menyakitkan bagi kita, tidaklah hal yang mudah, membutuhkan dinginnya pikiran dan jernihnya hati. Kita harus melatih diri kita untuk menerima dengan ikhlas perlakuan tidak baik orang lain pada kita. Selalu bersikap bijaksana dan santun dalam membalas keburukan orang lain kepada kita, supaya terjaga ukhuwah bashariyyah dengan baik.

Kendalikanlah hati kita meskipun saat diperlakukan buruk terasa sakit dan tidak terima. Melainkan, kita mendoakan mereka supaya diberi hidayah oleh Allah untuk merubah kebiasaannya tersebut menjadi yang lebih baik.Orang lain boleh berbuat buruk kepada kita, tapi kita harus tetap jadi orang baik. Karena sejatinya, meski kita tidak membalas perbuatan mereka, Allah sudah pasti akan membalasnya dengan balasan yang setimpal. Maka dari itu, saat ada yang menyakiti kita, janganlah merasa bersedih apalagi sampai ada keinginan untuk membalasnya. Sebab balas dendam itu, dilarang oleh agama islam. Orang lain boleh berbuat buruk pada kita tapi jangan pernah diri kita memperlakukan orang lain dengan buruk seperti apa yang telah dilakukan pada kita. Dan apabila mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain, maka ihlaslah menerimanya anggaplah semua itu ladang pahala buat kita dan jalan ampunan atas semua dosa kita. Sebab bagaimanapun kita memang tidak akan ada baiknya dimata orang lain, manusia tempatnya salah dan lupa.

Tetapi, kita bisa memilih untuk selalu bisa berlaku baik pada siapapun, tanpa terkecuali terhadap mereka yang sudah memperlakukan kita buruk. Kita memang tidak bisa memilih untuk tidak disakiti oleh siapapun, tapi kita selalu bisa meilih untuk tidak pernah menyakiti siapapun dan dalam kondisi seperti apapun. Sikap dan perilaku kita harus senantiasa dijaga dengan sebaik - baiknya terutama menjaga mulut kita, jangan sampai kita lepas kendali dan menyingung hati orang lain akibat mulut kita yang berbicara seenaknya saja. Dan tentang di dzalimi, kita memang tidak bisa memilih untuk tidak di dzalimi oleh orang lain, tapi kita tetap selalu bisa memilih untuk tetap tenang dan sabar menghadapi orang-orang yang dzalim kepada kita. Oleh sebab itu, sadarkanlah hati untuk tetap bijak walau orang lain telah menyakiti kita dengan sangat keji dan menyayat hati. Tetapi, kita bisa selalu memilih untuk tetap ikhlas, tetap sabar, dan tetap optimis dengan kebaikan meski orang lain berlaku jahat kepada kita.

PENTINGNYA SIKAP OPTIMIS PADA DIRI MANUSIA

Allah menjadikan manusia berbeda - beda ada yang kaya dan ada yang miskin ada pula yang selalu bahagia dan ada pula yang selalu dilanda banyak masalah. Tapi semua itu, hanya menjadi ujian bagi manusia tersebut, ihlas atau tidak dalam menjalaninya.

Siapapun kalian, apapun pekerjaan kalian,ingatlah kalian harus memperhatikan sifat yang satu ini yaitu optimis atau tidak putus asa. Karena harus kalian sadari dan mengerti bahwa dalam setiap perjalanan hidup manusia di dunia ini, pasti kalian akan dihadapakan dengan berbagai masalah dan cobaan hidup, yang kadang-kadang memang sangat berat dalam menjalaninya. Namun, yakinlah bahwa Allah tidak akan membiarkan hambanya menderita asalkan kalian masih ingat kepada-Nya. Dan di dalam sebuah masalah yang berat tersebut pasti ada hikmah yang terkandung didalamnya kadang kalian tidak akan mengerti sebelum kalian menghadapi masalah tersebut. Maka dari itu, hadapi semua masalah tersebut dengan ihlas, sabar dan penuh semangat, jangan menjadi orang yang pesimis mudah putus asa.

Jangan menjadi orang yang manja seperti anak kecil. Contoh sederhana adalah ketika kalian menjadi seorang petani dan mendapati hasil pertanian kalian hasilnya merosot dan terserang hama tikus kemudian kalian memutuskan berhenti menjadi seorang petani. Hal itu adalah contoh sikap pesimis, akan lebih baik jika kalian mengevaluasi terlebih dahulu, apa yang kurang dari pertanian kalian, atau ada cara yang mungkin salah dalam strategi, dan lain-lain dalam bertani.

PENTINGNYA MEMBIASAKAN HAL POSITIF DALAM DIRI ANAK SEJAK DINI

Kebiasaan yang baik dalam kehidupan anak sehari - hari, harus diterapkan semaksimal mungkin. Karena, hal itu akan menjadikan jiwa anak menjadi lebih baik dan menjalani hidup dengan hal bermanfaat.

Kebiasaan positif dalam perjalanan setiap manusia sangat penting dijalankan. Bahkan kebiasaan positif sejak dini akan sangat menentukan bagaimana seseorang dalam menjalani hidupnya. Siapapun dia, apapun profesinya, ketika memiliki kebiasaan positif, tentu akan lebih baik dari pada yang tidak memiliki kebiasan positif. Maka dari itu, penanaman kebiasaan positif ini sangat diperlukan sejak dini agar bisa menjadi modal mereka dalam mengarungi perjalanan hidup yang sangat berat kelak mereka tumbuh besar.

Kebiasaan positif, jujur, kuat dan tidak mudah menyerah akan sangat membantu siapapun dalam menjalani hidup. Kebiasaan positif selalu bisa diterapkan dalam berbagai profesi, baik seorang pebisnis, pendidik, atau profesi lainnya. Seperti kita ketahui bersama bahwa yang sering menjadi masalah bangsa Indonesia ini adalah banyaknya manusia Indonesia yang tidak memiliki kebiasaan positif sehingga dimanapun mereka berada akan selalu menimbulkan masalah dan bukan menjadi solusi dari sebuah masalah.

Dalam hal ini, orang tualah yang sangat berperan penting dalam kebiasaan positif pada anak. Karena, dia selalu bersama dengan anak jadi dapat dengan mudah mengontrol dan mengawasi kebiasaan anak sehari - hari. Kebiasaan positif ini dapat dimulai dari hal yang ringan dulu, contohnya pada saat waktu memberi makan pada anak jangan lupa dibiasakan untuk membaca doa sebelum dan sesudah makan, selanjutnya sama halnya dalam memegang makanan biasakan si anak megang makanan dengan menggunakan tangan kanan, dan masih banyak lagi contoh kebiasaan positif dalam kehidupan sehari - hari. 

Dengan demikian, jika anak sejak kecil dibiasakan dengan hal positif sudah pasti akan menjadi kebiasaan positif juga dalam usia dewasanya kelak.

(CERPEN) KEJUJURAN SEORANG PENGEMBALA KAMBING

Paijo adalah namanya, dalam kesehariannya sibuk menggembala kambing di hutan. Di sebuah desa yang kecil dia tinggal bersama ayah dan ibunya ...